You are > Resources > Sermon Sunday 05 September 2010   
 
    The Friend of God
oleh : Pdt. Jonathan Pattiassina
Tanggal : 2006-05-21

Yohanes 15 : 12-17

Kita pasti punya banyak masalah di dalam hidup kita. Salah satu masalah besar di dalam kita adalah cara sudut pandang kita karena kita takut dengan perbedaan.
Seperti dalam Firman Tuhan, cara sudut pandang Tuhan berbeda. Tuhan menerima kita semua apa adanya dan kita bukan lagi hamba tetapi adalah “sahabat” Tuhan. Sahabat adalah hubungan yang sangat dekat dimana kita bisa saling berbagi segala sesuatu. Tuhan adalah Tuhan yang suka berbagi dan Dia berbagi dengan sahabatNya.

Bagaimana cara kita mempertahankan (maintain) hubungan sahabat dengan Tuhan? Kita ambil contoh dari Abraham :

  1. Iman yang hidup
  2. Iman yang dihidupi sehari-hari di dalam segala aspek di dalam kehidupan kita (rumah, sekolah, gereja, dan lain-lain). Tuhan tidak mengharapkan / melihat besar atau kecilnya iman kita, tetapi Tuhan mau iman kita yang bertumbuh dan hidup. Segala sesuatu yang kita lakukan didasarkan oleh ssesuatu yang kita percayai yaitu applicable faith. Iman yang bertumbuh yaitu kita berpindah pijakan dari yang natural ke yang supranatural. Setiap kali kita berpindah pijakan dari yang supranatural kembali ke natural, maka perkara yang akan kita terima adalah perkara yang biasa. Iman yang bertumbuh selalu disertai dengan pengenalan akan Allah dalam segala aspek dalam kehidupan kita.

  3. Takut dan gentar akan Tuhan
  4. Kita harus pelihara takut dan gentar akan Tuhan.
    Maz 25 : 14 : “Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia dan perjanjianNya diberitahukanNya kepada mereka.”
    Kita harus menghargai, menghormati sesama kita karena Tuhan sendiri menghargai manusia dengan cara memberikan kehendak bebas. Jangan kita menghina orang lain, memfitnah, dan sebagainya karena itu berarti tidak takut dan gentar akan Tuhan.
    Roma 4 --> Dimana cara pandang kita berubah seperti contohnya cara pandang Abraham. Kalau kita menghormati Tuhan dan mau berkenan dihadapan Tuhan sebagai sahabatNya, kita harus tahu apa yang diharapkan dan yang dirindukan Tuhan.

  5. Punya hati yang lapang (generous heart)
  6. Persahabatan adalah tentang hati. Perbesar hati kita dengan cara membuka pintu yang lebih luas kepada orang yang tidak kita sukai. Kalau kita punya hati yang besar, maka secara otomatis cara pandang kita berbeda. Mari kita perbesar hati kita untuk semua orang.

    Jadi kita perlu komitmen dalam 3 hal yaitu : iman yang hidup, takut dan gentar akan Tuhan dan hati yang lapang untuk menjadi sahabat Tuhan. Selamat menjadi sahabat Tuhan. Tuhan memberkati!


+ versi PDF 19.4 KB
+ versi MP3 10.2 MB
+ versi Real Audio 4.9 MB
Keterangan : untuk mendengarkan file versi Real Audio, Saudara dapat mendownload Real Audio Player di SINI
Search